Foto : merdeka ..
Kali ini saya mau membagikan pengalaman pribadi saya sendiri mengenai cara bertahan hidup ketika berada di dalam penjara, khususnya penjara yang berada di indonesia. Ketika pertama kali saya berurusan dengan hukum dan harus mendekam di dalam penjara, saya merasa seperti dunia saya sudah berakhir. Rasa putus asa sering menyelimuti hari-hari saya. Kehidupan di dalam penjara (khususnya di indonesia) ternyata tidak seperti kehidupan penjara yang sering di putar di film-film hollywood seperti yang saya bayangkan sebelumnya, meskipun ada sedikit kesamaan antara penjara luar negri dan penjara di indonesia. Saat saya pertama kali masuk dan melihat kehidupan para warga binaan (napi) di dalam tahanan sempat membuat saya syok dan membuat semua pemikiran saya tentang dunia penjara yang ada di film sirna seketika. Mulai dari makanan yang sangat tidak layak. Bisa di bilang makanan yang saya makan pada saat itu lebih pantas di berikan kepada hewan peliharaan di bandingkan untuk manusia. Kemudian jika saya haus, jangan harap saya bisa menemukan air mineral atau air minum yang sudah di masak untuk menghilangkan dahaga saya, karena sebagian besar para tahanan yang ada di situ meminum air langsung dari keran yang sangat keruh, bau dan berlumpur yang terdapat di dalam sel tahanan masing-masing para napi. Ketika saya mengantuk, ingin tidur dan beristirahat, tidak jarang saya harus melakukanya sambil duduk. Tidur sambil duduk dan berdesak-desakan di dalam sel yang sangat berbau sudah menjadi makanan sehari-hari saya mengingat di dalam satu sel tahanan yang tidak terlalu besar di huni oleh puluhan narapidana yang membuat setiap narapidana tidak mungkin untuk bisa berbaring untuk tidur. Mengingat kerasnya kehidupan di penjara pada saat itu yang nyaris beberapa kali hampir merenggut nyawa saya, saya mau membagikan beberapa tips untuk bertahan hidup di dalam penjara :
1. Jangan percaya siapapun ketika baru pertama kali masuk penjara.
Ketika pertama kali masuk ke dalam penjara, jangan percaya siapapun yang ada di dalam lingkungan penjara tersebut. Ingat, ketika anda berada di dalam, anda sedang hidup dengan orang-orang dengan berbagai kasus kejahatan seperti : pembunuh, pencuri, pemerkosa, penipu, perampok, teroris dll. Setiap orang yang berusaha mendekati anda yang mungkin menurut anda baik sebenarnya punya maksud tersembunyi untuk memanfaatkan anda. Maka dari itu berhati-hati dan waspadalah pada orang-orang yang berada di lingkungan sekitar anda.
2. Jangan berikan nomor kontak apapun dan rahasiakan identitas keluarga anda.
Jangan kaget ketika pertama kali anda masuk dalam sel tahanan anda akan di mintai uang atau barang berharga lainnya yang melekat pada tubuh anda. Dan jika anda tidak punya uang atau barang berharga lainnya, maka kepala kamar (Napi terkuat yang memimpin kamar sel tahanan) pada saat itu akan menanyakan nomor hp keluarga anda. Dan jika nomor keluarga anda sudah di dapat, maka Kepala kamar tersebut akan menghubungi keluarga anda melalui handphone dan meminta sejumlah uang pada keluarga anda. Jika keluarga anda tidak mau memberikan sejumlah uang tersebut maka Kepala kamar tersebut akan mengancam untuk menganiaya anda atau bahkan membunuh anda. Penggunaan handphone di dalam penjara sendiri ternyata sudah lama terjadi dan para napi yang sudah senior bisa mendapatkan handphone melalui beberapa rekannya yang ada di luar dan menyelundupkan nya ke dalam penjara. Miris memang, tapi melalui pengalaman saya pribadi jika anda di mintai nomor hp keluarga anda, lebih baik anda jangan memberikan nya. Memang ketika anda tidak memberikan nomor hp anda akan di tindas, di aniaya, di telanjangi, dan bahkan di kencingi. Tapi menurut saya itu lebih baik daripada anda harus menyusahkan keluarga dan orang yang anda sayangi. Karena sama saja ketika anda memberikan nomor hp tersebut beberapa hari kemudian pun anda akan tetap di aniaya. Ingat! di penjara tidak ada yang bisa di percaya satupun.
3. Beritahu keluarga dan orang terdekat anda agar jangan mengunjungi anda paling tidak selama 6 bulan.
Berkaca pada pengalaman saya selama di penjara, ketika anda di kunjungi/besuk oleh keluarga atau orang terdekat anda, maka setiap makananan, pakaian atau barang-barang lainnya yang di berikan oleh keluarga anda tidak akan pernah bisa anda nikmati atau anda gunakan karena ketika jam kunjungan usai semua itu akan di ambil dan di rampas oleh napi lainnya. Belum lagi anda di haruskan untuk menyetorkan iuran kunjungan kepada kepala kamar paling sedikit 300rb rupiah. Dan jika tidak ada uang yang anda setorkan setelah kunjungan, maka anda harus mempersiapkan fisik anda untuk kembali di pukuli dan di hajar beramai-ramai oleh napi lainnya. Anda boleh kembali mengabari keluarga anda untuk mengunjungi anda setelah anda merasa situasi di dalam penjara sudah kondusif dan aman bagi anda untuk melakukan kunjungan. Biasanya sekitar 6 bulan (Tergantung situasi sel anda dan juga siapa kepala kamar anda. Karena setiap kepala kamar mempunyai peraturan yang berbeda). Tetapi jika anda tidak keberatan barang-barang beserta makanan anda di ambil dan juga anda bersedia untuk membayar iuran kunjungan setiap hari, maka silahkan abaikan tips nomor 3 ini dan bersiaplah anda harus menyiapkan uang setiap harinya paling sedikit 300rb. Karena ketika anda tidak ada kunjungan sama sekali dalam beberapa hari dan tidak ada pemasukan yang anda berikan kepada kepala kamar, maka persiapkan fisik anda.
4. Berpakaianlah sewajarnya.
Ketika berada di dalam penjara berpakaianlah sewajarnya. Jangan menggunakan pakaian-pakaian yang mencolok seperti pakaian mahal dan bermerk. Karena jika anda terlalu kelihatan seperti orang kaya (padahal keluarga anda hanya orang yang biasa-biasa saja) setiap napi akan berusaha mendekati anda dan mencari cara untuk memeras anda dan keluarga anda.
5.Jangan makan/minum apapun yang di berikan kepada anda yang anda tidak kenal asal-usul darimana makanan/minuman tersebut.
Tidak sedikit orang yang meninggal di dalam penjara karena sakit setelah di racuni oleh obat-obatan tertentu yang di masukan ke dalam kopi atau teh. Hal ini pernah saya alami sendiri, hanya saja mungkin pada saat itu dosis obat yang dicampurkan ke dalam teh yang saya minum pada saat itu tidak terlalu banyak sehingga hanya membuat saya hanya jatuh pingsan selama 1 hari.
6. Jangan terlalu mempercayai petugas sipir
Tidak sedikit terdapat oknum petugas sipir yang terlibat kerjasama langsung dengan para napi. Sehingga saya sarankan jika ada petugas sipir yang tiba-tiba baik dan terlihat ingin membantu anda sebaiknya abaikan saja. Karena kebaikan di dalam penjara mempunyai arti tersendiri. Tidak ada kebaikan yang gratis di penjara. Mungkin ada beberapa, tapi sangat susah untuk menemukannya.
7. Bangun pergaulan yang baik terhadap sesama napi
Uang adalah segalanya di penjara. Ketika anda tidak mempunyai uang di dalam penjara, maka secara tidak langsung hidup anda akan berakhir. Saya sendiri tidak memungkiri akan kebutuhan uang di penjara, salah satunya jika saya ingin minum air yang layak saya harus membelinya. Jika tidak saya harus minum air keran yang bercampur limbah. Solusi untuk bisa bertahan hidup jika anda tidak mempunyai uang, maka anda harus bangun pergaulan dengan cara terlihat rajin dan baik di depan para napi lainnya. Seperti rajin membersihkan toilet, mencuci tempat makanan para napi lainnya dan mencucikan baju mereka. Jika anda sering melakukan hal tersebut, maka beberapa napi akan respect terhadap anda dan tidak jarang mau berbagi air minumnya dan makanan nya dengan anda.
8. Rajin olahraga dan jaga kesehatan
Kesehatan adalah hal yang sangat mahal ketika di penjara. Penanganan medis yang sangat buruk di dalam penjara membuat saya harus berhati-hati dalam menjaga kesehatan saya. Karena jika sampai saya terkena demam saja bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, paling tidak sempatkan untuk berolahraga miniml 1 kali dalam 3 hari untuk menjaga tubuh dan pikiran anda tetap terjaga.
Sekian beberapa tips untuk bertahan hidup di dalam penjara yang saya alami dan praktekan sendiri ketika saya di penjara. Kehidupan di dalam penjara sangat tidak menyenangkan, dan sangat suram ketika melaluinya. Untuk menghindari hal tersebut alangkah lebih baik jika anda tidak melanggar hukum dan taati setiap undang-undang yang berlaku di negara kita.

2 komentar
Terimakasih banyak tips pengalamannya sangat membantu
BalasHapusDengan senang hati... sama-sama Kak :)
Hapus